Kejadian menarik

Posted on

Setelah sekian tahun tidak pulang, akhir tahun 2011 saya diajak pulang ke Indonesia dan Singapura. Selain mengunjungi keluarga, emang rencana mau belanja, makan dan menguatkan rupiah dan sing dollar. Dalam perjalanan dua minggu itu, banyak kejadian yang menarik dan tidak terlupakan sampai sekarang masih menjadi pembicaraan antara suami saya dan saya sendiri. Sebelum saya lupa, saya rasa penting sekali saya tulis di sini sebagai kenangan 2011.

Pertama, bebek liar berkeliaran – saya bukan pecinta hewan karena selalu dihantui dengan gigi taring mereka yang akan mengigitku, tidak tau kenapa saya selalu merasa kalau saya berada di bagian terbawah piramida makanan. Jadi tentu saja, ditargetin semua hewan termasuk bebek. Jadi saat saya melihat slogan “Awas pelan-pelan ada bebek liar”  maka saya memutuskan untuk berjalan sepelan mungkin dan tidak memberikan alasan apapun untuk hewan itu mengejarku. Hanya saat berjalan pulang, saya diberitahu kalau itu merupakan sebuah bengkel yang memperbaiki mobil dan pengendaranya sering ngebut. SWT

image

Rebung kok ngak ada ? slogan bebek liat itu juga kami temukan saat kami mengunjungi penjual lontong terkenal di Jkt yang menjual lontong dengan rebung. Teman yang memperkenalkan penjual jalanan ini sudah memberitahu kalau penjual ini sangat spesial dan minta saya mencoba rebungnya. Sayangnya saat yang kutunggu juga merupakan saat yang sia-sia. Lontongnya enak tetapi saya tidak makan rebungnya, kenapa? karena saya kira JAHE.  Saat di mobil dan ditanyain rasa rebung baru saya tau ternyata saya tidak makan rebungnya. Hiks

Kloset rusak – Satu hal yang membuat saya merasa kagum yaitu Indonesia semakin bersih, toilet dan jalanan juga polusi dari kendaraan yang berkurang begitu banyaknya. Seingatku 4-5 tahun yang lalu, jalanan jakarta dan Batam penuh dengan debu dan bau yang tidak enak. Biasa pulang beberapa hari, kulit saya selalu berjerawat karena debu dan polusi yang begitu berbeda dengan Aussie, cuma kali ini tidak lagi saya pusing soal jerawat. Satu hal yang selalu ada dan tidak berubah yaitu toilet rusak cuma bedanya, sekarang makin banyak orang yang berani berkomentar dan mencari kebenaran, contohnya pengguna toilet berikut ini:

image

Hadiah Indo – Saat berkunjung di Bandung, saya merasa kagum dengan aksesoris, make up dan mainan di Indonesia, selalu lebih menarik dan pilihannya banyak dibanding di Melbourne. Di bawah ini adalah gambar oleh-oleh yang saya beli untuk diberikan ke teman-teman di Melbourne. Purezento (Bahasa Jepang) yang artinya present / hadiah dan kado. Karakter lucu dan jepang ini sangat popular di kalangan Indo karena pengaruh komik jepang. Tetapi yang lucunya, kenapa barang jepang dijadiin oleh-oleh? karakter-karakter ini memakai pakaian tradisional Indonesia dari 33 propinsi dan juga merupakan karya Indonesia sendiri. Ada begitu banyak pilihan tetapi sangatlah murah jadi buat pengunjung Bandung, beli deh buat teman-teman dan bantu promosi karya dan budaya Indo.

image

image

Salah Salak – Sudah lama ngak makan buah-buahan Indonesia terutama salak jadi saat berkunjung ke supermarket local di Batam, langsung beli belimbing, manggis dan salak. Cuma terakhir salaknya ngak kemakan, karena rusak dimasukin kulkas. Emang pernah ada teman ceritain kalau salak tidak tahan dingin, cuma apakah itu benar nih? sedihnya karena salak merupakan salah satunya yang tidak bisa dibeli di Melbourne ini. Masa harus ke Darwin?

image

 

Bali is no food land – Bali, merupakan tujuan terakhir kunjungan kami. Sebelum berangkat banyak teman Aussie yang mengatakan kalau Bali sangatlah enak buat dikunjungin tetapi saya tidak merasa begitu. Tujuan utama kami ke Indo juga makan makanan yang sudah lama tidak kami sentuh sedangkan di Bali,  mereka lebih memusatkan perhatian mereka ke turis asing daripada lokal. Terutama bagian Kuta dan Legian, hampir makanan yang disajikan international banget. Tidak ada salahnya sih soalnya turis asing bayar mahal cuma tingkah laku turisme Bali kurang welcome turis lokal. Jika ada turis asing dan lokal mengunjungi toko yang sama, biasa turis asing yang dilayanin dulu tetapi didouble juga sih harganya. Hanya saat berkunjung ke kota lah turis asing berkurang dan kami dapat menemukan makanan indo yang enak. Juga karena beratnya pengaruh barat di Bali, kami dapat menemukan banyak slogan lucu dalam bahasa inggris dan di bawah contoh yang saya dapatkan dari Bali dan Singapura.

image

“Mamma always says there’s an awful lot you can tell about a person by their shoes”

Sekali lagi deh selamat tahun Baru dan buat yang ada waktu jangan lupa deh menguatkan rupiah dengan mengunjungi Indonesia, masih banyak kok tempat yang menarik di Indonesia dan Indonesia tidaklah hanya Bali saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *