Cinta, perlulah kukejar dirimu ?

Posted on

Hari ini adalah  hari Australia. Acara TV penuh dengan acara Australia doank, satu acara yang paling kusukai bukanlah sinetron yang kepanjangan tetapi  ‘Border Security’. Acara ini mempertunjukan kerja custom sehari-hari di Airport di mana orang dari manca negara mengunjungi Australia diperiksa tasnya dan diperiksa alasan kedatangannya.

Satu hal yang menarik perhatianku yaitu makin hari makin banyak orang mengejar cinta sampai ke negara yang asing. Dengan berkembangnya internet dan komunikasi di dunia, Cinta jarak jauh sudah tidak asing lagi. Mungkin kamu sendiri pernah mengalaminya, mungkin anggota keluargamu, mungkin temanmu ataupun tetanggamu.

Pendapatku? Ya,  itu sangat romantis bahkan bisa dikatakan sangat diidamkan banyak wanita, coba siapa yang tidak tersentuh dikejar cinta sampai ke negara lain. Cuma saat itu kita mikir manisnya doank, pahitnya?

Pacarmu pindah negara, ya, kalau berakhir ke negara yang bahasanya sama, kalau berbeda? berarti belajar dari awal lagi. Ngak bisa bahasa setempat sama saja tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus, siapa yang ingin dokternya tidak bisa menerangkan penyakitnya? siapa yang ingin pengacara yang tidak bisa berbicara? Ya, Dunia ini emang begitu tidak adil tetapi itulah mengapa saya merasa orang harus memikirkan dengan matang untuk pindah negara.

Banyak contoh di acara tersebut di mana mereka pindah belum tentu soal bahasa tetapi juga masalah keuangan. Banyak yang kira mereka bisa pindah ke negara ini dengan harapan hidup lebih baik dan disupport ama ceweknya. Jujur saja saat awal masa honeymoonnya mungkin dia mau,  sesudah masa honeymoon sudah habis maka bisakah seorang cewek menerima cowoknya tidak bekerja? Mau bekerja gimana? visanya belum tentu bisa untuk bekerja, terpaksa terakhir bekerja dengan illegal di restoran dengan bayaran rendah.

Mungkin beberapa tahun lalu bekerja di restoran dengan bayaran paling rendah juga bisa hidup dan bisa sukses beli mobil dan rumah. Sekarang jaman sudah berbeda, inflasi di Australia dan dunia. Semua barang mahal, yang kerja permanen saja sudah kesusahan untuk  membeli rumah, di dalam sebuah rumah tangga butuh ibu dan bapak yang bekerja. Keamanan sudah tidak terjamin lagi, lapangan kerja sudah berkurang, gimana yang illegal bisa hidup? akhirnya sewa kamar kecil satu dan tinggal dengan sepuluh orang lainnya. Uang dihemat sampai kekurangan gizi. Apakah hidup seperti ini yang diinginkannya? mungkin sekarang stay di negaranya sendiri bisa lebih sukses daripada seperti ini. Kalau sudah sakit dan perlu berobat. Dokter sini mahal dan kecuali kamu ada bantuan pemerintah, sakit di Australia itu menghabiskan uang dan waktu.

Saya tidak mengatakan semua orang untuk tidak datang ke Australia untuk mengejar cintanya tetapi sebelum pasanganmu ada pekerjaan dan penghasilan tetap, menunggulah! Kesabaran dalam sebuah hubungan itu sangat penting supaya masa depan kalian akan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *